Advertisment  Advertisement

Mau poligami? Poligami hukumnya boleh, nabi semasa hidupnya pernah melakukan poligami, dan apapun yang pernah dilakukan nabi itu merupakan sebuah sunnah.

Poligami ala nabi dan kebanyakan kita umatnya hanya menafsirkan secara tekstual saja. Yaitu sistem pernikahan yang membolehkan lebih dari satu pasangan, dalam islam batasnya maksimal adalah 4 orang saja.

Namun sayangnya, seorang laki-laki zaman sekarang yang memilih poligami seperti pada kisah layangan putus. Kebanyakan hanya menafsirkannya secara harfiah, bukan tujuan, hikmah yang terkandung di dalam sunnahnya nabi, Rata-rata mau enaknya saja, untung sepihak dan merugikan pihak istri yang di poligami.

Jika asbabul nudzulnya, poligami di bolehkan oleh allah dengan maksimal 4 orang istri, terjadi pada perang uhud. saat itu umat islam banyak menjadi korban perang, ada janda dan anak-anak yang ditinggalkan, begitupun dengan banyaknya menjadi tawanan perang.

Daripada anak-anak dan janda itu terjerumus pada perbuatan yang dilarang agama, tidak ada yang memelihara maka dibolehkan untuk seseorang berpoligami, dengan niat memelihara anak dan menjaga kehormatan seorang janda. Ini hukumnya wajib.

Selain itu berlaku adil, serta menafkahi menjadi syarat wajib untuk dipenuhi, apakah laki-laki sekarang ini berpoligami dengan melihat unsur adil dan menafkahi? kebanyakan malah sebaliknya.

Jika ingin mengikuti nabi hanya bagian enaknya saja, sebaiknya harus mengikuti sepenuhnya apa yang dia jalanankan, bukan setengah-setengah, untuk itu ini fakta mengenai riwayat pernikahan dan poligami nabi.

Fakta Poligami Nabi

Menikah di usia 25 tahun

Nabi menikahi Siti Khadijah seorang janda kaya pada usia 25 tahun, saat itu Siti Khadijah berusia 40 tahun, terpaut 15 tahun lebih tua dari nabi. apakah pernikahan pertama anda seperti ini? seorang jejaka menikah dengan janda yang terpaut usia 15 tahun lebih tua.

Tunggu dulu, bukan hanya itu, mahar nabi pun pada pernikahan ini diriwayatkan memberikan 20 ekor unta merah terbaik, harga perekor unta merah bisa mencapai 200 Dinar, 1 Dinar jika di konversi ke rupiah hari ini Rp 2.789.186 (Sumber).

Total Mahar Nabi 20 Ekor X 200 Dinar x Rp 2.789.000 = Rp. 11.156.000.000.000, mahar nabi kala itu 11 Milyar Plus. adakah calon poligami yang bisa meminang istri pertamanya dengan mahar diatas?

Monogami Selama 25 Tahun

Siti Khadijah meninggal pada usia 65 tahun, saat itu Rasulullah SAW berusia 50 tahun. Selama berumah tangga dengan Siti Khadijah baginda nabi tidak berpoligami. Artinya Nabi hidup monogami selama 25 tahun.

Jadi, jika buat bapak-bapak yang ingin ikut sunnah nabi, pastikan sudah pernah hidup monogami selama 25 tahun yah. Jangan baru nikah setahun.

Postingan di sosmed all about poligami. Tapi biasanya sih suami takut istri yang sering posting begituan. Poligaminya di medsos doang.

Menduda Setahun

Tidak cukup sampai di 25 tahun hidup monogami, diriwayatkan bahwa nabi menikah kembali satu tahun setelah Siti Khadijah. Jadi Baginda nabi setahun dulu hidup menduda.

Pastikan kalau mau nikah lagi, jangan buru-buru, menduda dulu setahun.

Semua Istri yang di nikahinya adalah janda, kecuali Aisyah

Dalam riwayat dikatakan bahwa baginda nabi memiliki 11 isteri dengan rata-rata berusia lebih dari 50 tahun, semuanya adalah seorang janda, hanya satu saja yang masih gadis yaitu Aisyah yang di nikahi saat usia 6 tahun dan baru digauli ketika usia 9 tahun (sumber).

Nabi berpoligami atas dasar kemanusiaan, sosial, politik dan wahyu dari allah.

Jadi buat bapak-bapak yang ingin mengikuti sunnah nabi di upayakan untuk menikahi janda berusia rata-rata lebih dari 50 tahun.

Bagaimana? tertarik melakukan poligami dengan mengikuti perjalanan beliau? Yuk Poligami ala Rasul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here